Berbicara Soal Berbicara bahasa Inggris

Sebelum membicarakan tentang hakikat berbicara dalam Bahasa Inggris, mari kita terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan berbicara (speaking), mari kita lihat terlebih dahulu pengertian berbicara yang terdapat dalam Webster’s Third New International Dictionary :  “Speaking is the act of expressing idea in the words, conversation, discussion” ².

Sedangkan dalam  Chambers Dictionary, definisi berbicara adalah “Speaking is face to face communication” ³.

Sementara Arthur Hughes mendefinisikan dalam bukunya, Language and Language Learning menyatakan Speaking is the ability to interact successfully in that language” 4 .

Dari definisi-definisi diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa berbicara adalah Kegiatan menggunakan kata-kata untuk mengekpresikan perasaan, gagasan maupun pendapat.

Pada dasarnya berbicara mempunyai tiga tujuan seperti dikemukakan dalam buku Handbook For Discussion yaitu : “a) menginformasikan sesuatu, b) menghibur, c) Menarik Simpati” 5.

Berbicara adalah salah satu dari empat keterampilan berbahasa dalam bahasa Inggris, keterampilan ini bukanlah keterampilan yang mudah sebab kemampuan berbicara dalam bahasa target ( Bahasa Inggris) membutuhkan praktik yang intensif.

Barbicara dalam bahasa Inggris bagi  orang Indonesia  bukanlah suatu hal yang mudah, karena ketika kita berbicara bahasa Inggris, kita tidak hanya harus memikirkan kebenaran dalam tata bahasa tetapi kita juga harus memikirkan fungsi social dari kalimat yang kita ucapkan , dalam berbicara  kita harus melakukan hal di atas  secara sepontan . kesuliatan dalam berbicara bahasa Inggris bagi orang yang bukan penutur asli ini dikemukan juga oleh Celce dan MC Intosh dalam bukunya Teaching English as a Second or foreign Language. “In addition, there are continuing reminders that fluency in speaking is probably the most difficult of all second language skills to develop” ¹

Dalam pengajaran bahasa Inggris untuk  menumbuhkan kemampuan  berbicara, pembelajaran yang intensif seperti pemberian tugas yang sederhana  mengenai : greeting, apologizing, giving information, offering something, receiving and refusing request, suggestion dan sebagainya harus terus menerus dipraktikan dalam kehidupan nyata siswa ( dalam percakapan sehari-hari ) melalui kerja kelompok ataupun berpasangan.

 

  1. A.   Masalah Yang Dihadapi Dalam Pembelajaran Berbicara

Jika kita perhatikan bagaimana anak kecil yang sedang belajar bahasa ibu, mereka belajar bahasa berikut unsur-unsurnya tampa mereka sadari melalui pengunaan dalam situasi yang sebenarnya. Maka seperti itulah pembelajaran bahasa Inggris seharusnya disajikan. Tetapi untuk melakukan itu banyak sekali kendala yang dihadapi, kendala- kendala yang umum dihadapi seperti dikemukakan oleh Peny Ur  antara lain : “ 1) In-hibition, 2) Nothing to say, 3) Low or uneven participation, 4) The use of mother tongue” 6

  1.                                                              i.      Inhibition

Ini berarti bahwa siswa sering mengalami kesulitan untuk mengatakan sesuatu dalam bahasa Inggris di kelas  karena malu yang berlebihan, takut melakukan kesalahan ataupun  takut dikritik

  1.                                                            ii.      Nothing to say

Ada perasaan bersalah untuk mengatakan sesuatu dalam bahasa Inggris sehingga taksatupun  gagasan yang bisa diekpresikan

  1.                                                         iii.      Low or uneven participatin

Hanya beberapa gelintir siswa saja yang mempunyai minat dalam belajar bahasa Inggris ini adalah gambaran umum disemua sekolah di Indonesia , ini artinya hanya sedikit siswa saja yang berperan aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris sedang kebanyakannya kurang bahkan tidak sama sekali.

  1.                                                         iv.      The use of mother tongue

Kecenderungan untuk menggunakan bahasa ibu masih mendominasi siswa sewaktu proses pembelajaran berlangsung diperparah lagi gurunya juga, pada umumnya guru lebih suka mengajarkan tata bahasa ketimbang berbicara karena mengajarkan tata bahasa lebih mudah dan selalu menggunakan bahasa Indonesia.

Masalah-masalah diatas sering ditemukan ketika guru sedang mengajar  berbicara di kelas, karena itu hendaknya guru bisa menyediakan materi pembelajaran berbicara yang bisa mengatasi permasalahan tersebut, diantaranya aktifitas berikut bisa dipilih :

“1. Mulailah kegiatan dengan bahasa yang mudah dan sederhana

2. Pilihlah topic yang menarik sesuai dunia remaja

  1. Berilah intruksi-intruksi yang mendorang siswa untuk berbicara berpasangan ataupun kelompok
  2. Mulailah disiplin dari gurunya untuk selalu menggunakan bahasa inggris dalam kegiatan pembelajaran
  3. Pilihlah pendekatan / teknik kerja kelompok, kerja berpasangan, sosio drama, simulasi dan debat”7

Pada dasarnya siswa sangat senang sesuatu yang baru, dan tidak menyukai hal yang membosankan  karena itu hendaklah kegiatan pembelajaran menyediakan tugas-tugas yang menantang, tidak terlalu sulit dan juga tidak terlalu mudah supaya siswa tertarik dan terdorong untuk kreatif  berbicara dalam bahasa Inggris.

Kerja kelompok , kerja berpasangan, sosio drama, simulasi, berpidato dan debat, adalah teknik pembelajaran yang sangat bagus untuk selalu dikembangkan ketika pembelajaran bahasa Inggris berlangsung, karena kegiatan ini akan membutuhkan banyak pembendaharaan kata (vocabularies), dengan sendirinya siswa dipaksa   untuk menghapal banyak vocabularies, disamping itu kegitan ini akan menumbuhkan keberanian dan percaya diri untuk menggunakan bahasa Inggris dalam situasi yang sesungguhnya .

Agar kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris  lebih efektif guru hendaknya menggunakan model/ pendekatan pembelajaran yang tepat atau menggabungkan beberapa model untuk suatu kegiatan pembelajaran .

Dalam upaya meningkatkan hasil belajar yang oftimal para praktisi pendidikan telah banyak pemperknalkan dan menerapkan berbagai model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran salah satunya CTL ( Contextual Teaching and Lerning )

CTL merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep seperti itu diharapkan pembelajaran lebih bermakna bagi siswa.

Dalam kelas tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuaanya. Maksudnya guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberikan informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja sama mempraktikan dan menemukan sesuatu.

Setiap model pembelajaran memerlukan sistem pengelolaan yang berbeda pada ruang fisik dan system social kelas, demikian juga CTL memerlukan lingkungan belajar yang fleksibel yang meliputi tersedianya meja dan kursi yang mudah untuk dipindahkan. Jadi alangkah baiknya meja dan kursi disusun melingkar atau bentuk tapal kuda.

Pada pembelajaran CTL siswa perlu tenang dan memperhatikan uraian / intruksi guru karena siswa diharapkan berperan aktif berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya.

CTL ( Contextual Teaching and Learning ) adalah methode, pendekatan ataupun model pembelajaran yang sedang trend saat ini, model pembelajaran ini sangat cocok dalam pembelajaran berbicara khususnya, karena itu CTL diharapkan diadopsi di dalam kegitan pembelajaran di kelas oleh semua guru bahasa Inggris maupun yang lainnya. Artinya setiap konpetensi yang kita pilih harus dikaitkan dalam kehidupan nyata siswa, demikian juga dengan pembelajaran bahasa Inggris setiap teks yang kita pilih  hendaklah disajikan dalam konteks, ini berarti bagaimana, kapan, dan dimana teks –teks tersebut digunakan dalam situasi yang sebenarnya

Arends, berpendapat : “taksatupun model pembelajaran yang lebih baik dari yang lain”8. Maka guru harus menguasai beraneka ragam model pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang sangat beranek-ragam yang menjadi cirri (KTSP) dewasa ini bisa tercapai.

 

 

Penulis : Ketua MGMP Bahasa Inggris SMP Korwil Cikatomas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s